BERBAGI

Zidane Resmi Kembali Menjadi Pelatih Real Madrid setelah menandatangani surat kontrak hingga tahun 2022 di La Liga Spanyol, Hal ini membuat Zizou “panggilan akrabnya” sangat senang, karena dirinya bisa kembali menangani Tim Matador. Florentino Perez telah melakukan hal tepat menurut para pemain, karena Real Madrid menjadi tim sayur saat ditangani oleh Santiago Solari.

Pemecatan ini dilakukan sebelum lima bulan berada di Santiago Bernabeu. Penurunan performa para pemain sangat drastis pada saat dilatih oleh Solari. Kekalahan terus berlangsung sehingga mereka harus ketinggalan 12 poin dari Barcelona yang kini berada di puncak klasemen Liga Spanyol. Florentino Perez mengatakan kepada media publik, bahwa kami telah memanggil kembali Manajer terbaik di dunia untuk melatih Los Blancos.

Sebelum meninggalkan Santiago Bernabeu, Zidane mengatakan bahwa “Saya akan bertahan, Namun jika Anda tidak mau mengikuti kepemimpinan saya, maka saya akan pergi”. Sebelum meninggalkan Real Madrid Zidane memberikan gelar Liga Champions secara berturut-turut serta gelar juara La Liga.

Untuk dapat menarik Zizou kembali, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, berjanji kepada pria asal Prancis itu bahwa dia akan dapat menentukan keputusan-keputusan besar bagi tim. Jika Perez tidak mengucapkan janji semacam itu, kembalinya Zidane ke El Real bisa dibilang mustahil.

Zidane Resmi Kembali Menjadi Pelatih Real Madrid

Zidane Resmi Kembali Menjadi Pelatih Real Madrid, Gimana Nasib Bale ?

Zidane Resmi Kembali Menjadi Pelatih Real Madrid sangat disenangi oleh para fans serta para pemain lainnya, kecuali Gareth Bale. Pemain asal Wales Gareth Bale. Hubungan antara Bale dan Zidane runyam saat musim 2017-2018 rampung. Pada akhir pertandingan final Liga Champions musim lalu, Bale mengatakan kepada publik bahwa dirinya sedang mempertimbangkan masa depannya bersama Real Madrid.

Manakala Bale memerlukan seseorang mengatakan kepadanya bahwa dia tak hanya pemain bagus, tapi salah satu pemain terbaik di dunia, Zidane justru tak berkata sepatah kata pun. Zidane tidak ingin berurusan dengan Bale, tapi tidak mudah menyingkirkannya. Gelandang itu akan berusia 30 tahun, lalu siapa yang mau membayar uang transfer sebesar 75 juta euro (Rp1,2 triliun) dan gaji 12 juta euro (Rp193 miliar) untuknya ?

Bale boleh jadi patah arang, tidak mampu menemukan hasrat untuk mencapai taraf yang bisa dia gapai. Dia memerlukan seseorang untuk memotivasinya. Zidane bukanlah orang tersebut. Namun, jika tak seorang pun mampu merekrut Bale, Zidane kemungkinan bakal menukar Bale dengan pemain lain yang punya potensi memenangkan pertandingan.

Kemenangan berturut-turut adalah usaha yang harus dilakukan Zizou, setelah tersingkir dari Liga Champions setelah kalah 1-4 dari Ajax dan juga tersingkir dari Copa Del Rey setelah mengalami kekalahan dari Barcelona.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here