Inalillahi Camat Bekasi Utara Positif Corona

Inalillahi Camat Bekasi Utara Positif Corona telah meninggal dunia bernama Lukman Nulhakim. Keluarga Lukman kini diisolasi untuk mencegah penyebaran jika terbukti bahwa seluruh keluarga telah kena virus corona tersebut.

“(Diisolasi) di rumahnya,” ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi lewat pesan singkat kepada detikcom, Sabtu (4/4/2020). Rahmat Effendi tidak menyebut berapa orang dan siapa saja anggota keluarga Lukman yang diisolasi. Isolasi dilakukan, sebut Rahmat, karena Lukman diketahui sempat kontak dengan keluarganya. “(status keluarga Lukman) sedang diawasi,” kata Rahmat Effendi.

Diketahui, Lukman meninggal dunia pukul 01.00 WIB tadi. Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengkonfirmasi Lukman meninggal dunia karena Corona.

“Terakhir saya dapat kabar positif (COVID-19). Pak Wali menyatakan bahwa positif hasil labnya,” kata Tri Adhianto dalam keterangannya kepada randyseo.com, Sabtu (4/4/2020).

Tri tidak menyampaikan sejak kapan Lukman dibawa ke rumah sakit. Sebelumnya, Lukman dibawa ke rumah sakit dengan keluhan sesak napas.

“Tanpa ada keluhan, hanya merasa sesak napas,” kata Tri. Jenazah Lukman dikuburkan dengan prosedur penanganan COVID-19.

inalillahi camat bekasi utara

Inalillahi Camat Bekasi Utara Positif Corona Dimakamkan Dengan Protokol Covid-19

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan kabar duka salah satu aparatur sipil negara (ASN). Camat Bekasi Utara Lukman Nulhakim dikabarkan meninggal dunia dini hari tadi.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berdukacita atas berpulangnya Camat Bekasi Utara, Bpk. Lukman Nulhakim,” tulis Tri dalam akun Instagram-nya seperti dilihat randyseo.com, Sabtu (4/4/2020).

Tri mengajak warga mendoakan almarhum. “Kita doakan. Semoga beliau ditempatkan di tempat paling mulia di sisi-Nya, diampuni segala khilaf, diterima segala amalannya,” tulisnya lagi.

Di mata Tri Adhianto, Lukman adalah salah satu ASN yang berdedikasi tinggi. Sosok Lukman juga dikenang cukup baik dan dekat dengan warganya.

“Seperti yang kita tahu, almarhum dikenal sebagai orang yang baik, dekat dengan warga di wilayahnya, responsif dan penuh tanggung jawab. Semoga keluarga ditabahkan dan diberi kesabaran dalam situasi ini,” tuturnya.

Lukman meninggal dunia pukul 01.00 WIB tadi. Tri belum bisa memastikan apakah Lukman positif terinfeksi virus Corona (COVID-19).

“Belum dapat dipastikan secara medis, tetapi pemakamannya protokol penyakit berbahaya,” imbuh Tri.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bekasi, per 4 April 2020, terdapat 46 terkonfirmasi positif Corona. Belum ada laporan korban meninggal dunia akibat Corona di Kota Bekasi.

Sementara itu, total ada 197 pasien dalam pengawasan (PDP), yang 14 selesai pengawasan dan 183 orang lainnya masih dalam pengawasan. Sedangkan total orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 257 orang, yang 55 orang selesai dan 202 orang masih dalam pemantauan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *